Cara Membuat Vertikultur Paralon dan Dari Botol Bekas

Cara Membuat Vertikultur Paralon dan Dari Botol Bekas

Cara membuat vertikultur paralon dan dari botol bekas merupakan suatu usaha yang mudah dipelajari. Bila ingin bercocok tanam pada lahan yang terbatas juga bisa, sehingga siapa saja dapat mencobanya.

Metode vertikultur merupakan cara bercocok tanam secara vertikal. Pada teknik ini, pot tanaman digantung pada tembok atau disusun pada rak bertingkat.

Anda juga dapat menggunakan pipa paralon yang disusun tegak dalam budidaya vertikultur.

Cara Membuat Vertikultur dengan Media Tanah

Vertikultur dengan media tanah sering disebut sebagai metode vertikultur konvensional.

Berikut ini cara sederhana bercocok tanam secara vertikultur dengan media tanah dan botol bekas:

Siapkan Pot dari Botol Bekas

Botol bekas yang dibutuhkan adalah botol air mineral berukuran 1,5 L atau 2 L. Bersihkan botol tersebut lalu buat lubang selebar 3-5 cm pada bagian sisi, dari atas ke bawah. Jangan lupa untuk membuat lubang drainase pada botol bekas. Botol ini nantinya akan digunakan secara horizontal.

Pot botol tersebut lebih cocok untuk tanaman berakar pendek. Jika tanaman yang akan ditanam memiliki akar yang lebih panjang, Anda dapat membuat pot botol dengan cara memotong bagian bawah botol, melubangi tutupnya untuk drainase dan sisi sampingnya untuk menggantung pot.

Siapkan Media Tanam

Media tanam yang perlu disiapkan adalah tanah gembur, pupuk kompos, dan sekam. Campur ketiga bahan tersebut dengan perbandingan 1:1:1. Selanjutnya, isikan media tanam pada pot botol bekas.

Tentukan Area Tanam dan Siapkan Area Tersebut

Pilihlah tembok yang terkena sinar matahari setidaknya selama 6 jam. Tancapkan paku pada tembok untuk menggantungkan pot botol dan siapkan tali untuk keperluan tersebut. Pastikan bahwa tembok cukup kuat menyangga pot-pot tersebut.

Penanaman dan Perawatan

Tanaman yang cocok dibudidayakan dengan cara ini adalah sawi, selada, bayam, kangkung, dan kemangi. Sebelum proses penanaman, Anda harus menyemai benih terlebih dahulu. Setelah itu, bibit baru dapat ditanam pada pot botol.

Gantungkan pot yang telah ditanami pada tembok yang telah disiapkan. Rawat tanaman tersebut dengan cara disiram setiap hari dan dipupuk dengan pupuk cair secara berkala.

Cara Membuat Vertikultur Hidroponik

Selain menggunakan media tanah, vertikultur juga dapat dilakukan dengan media hidroponik. Untuk pot atau wadahnya, Anda dapat menggunakan pipa paralon, botol air mineral, dan wall planter bag.

Salah satu cara membuat vertikultur hidroponik adalah dengan pipa paralon yang ditegakkan.

Nah, untuk jenis tanamannya, Anda dapat memilih tanaman yang sama seperti yang ditanam pada vertikultur konvensional.

Pada dasarnya, tanaman ini adalah tanaman semusim yang tidak membutuhkan waktu lama untuk dipanen dan akarnya pendek.

Cara untuk melakukan budidaya ini adalah:

  • Siapkan pipa paralon dengan lebar 5 inci, kayu berdiameter 6 cm (untuk membuat lubang tanam), meteran, gergaji, lilin, korek api, kain basah, media tanam, dan bibit tanaman.
  • Potong pipa sepanjang 1 m.
  • Buat lubang tanam dengan lebar 5 cm dengan posisi silang, jarak 60 cm tiap lubang. Tandai lubang tersebut dan potong dengan gergaji.
  • Panaskan paralon pada bagian yang sudah dipotong dengan menggunakan lilin yang menyala. Setelah pipa menjadi lentur, tancapkan kayu pada bagian tersebut sehingga terbentuk lubang tanam, kemudian dinginkan paralon dengan kain basah.
  • Masukkan media tanam hidroponik, misalnya rockwool, perlite, atau cocopeat ke dalam paralon. Pastikan bahwa paralon tersebut terisi media tanam dengan penuh, sehingga semua lubang tanam dapat digunakan dengan baik.
  • Pilih area yang mendapat sinar matahari cukup untuk meletakkan paralon vertikultur hidroponik. Pemilihan area ini sangat penting karena tanaman vertikultur perlu memperoleh sinar matahari selama minimal 6 jam per hari agar tumbuh dengan baik
  • Tegakkan pipa pada area tersebut. Pastikan bahwa paralon dapat berdiri dengan kokoh, misalnya dengan menanamnya di dalam tanah atau memasang penyangga.
  • Tanam bibit tanaman sayuran pada lubang tanam. Anda juga dapat menggunakan pipa vertikultur ini untuk menanam tanaman hias, misalnya petunia, begonia, bromeliads, dan tanaman krokot.
  • Pasang sistem penyiraman, contohnya dengan menggunakan pipa irigasi. Pengairan tersebut dapat dilakukan dari bawah atau dengan sistem tetes.

Nah, demikian ya artikel mengenai cara membuat vertikultur paralon dan dari botol bekas dengan menggunakan media tanah. Telah publish di kategori Hidroponik, semoga bermanfaat ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *