Wajib Tahu!! Inilah Kelebihan & Kekurangan Bercocok Tanam Hidroponik

Kelebihan hidroponik


Hidroponik menjadi salah satu cara bertanam yang sangat inovatif, tentunya cara ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Sebelum mulai mencoba alangkah baiknya memperhatikan dulu kelebihan dan kekurangan bercocok tanam hidroponik. Hal ini sangat penting jika kita akan mulai bertanam secara hidroponik.

Istilah hidroponik sendiri berasal dari kata Hydro yang berarti air. Hidroponik sendiri adalah cara menanam tanaman menggunakan air bukan tanah.

Ada beberapa cara khusus dalam bertanam dengan metode hidroponik yang dapat kita sesuaikan dengan keinginan dan kemampuan. Untuk memenuhi nutrisi bagi tanaman bercocok tanam hidroponik dapat menggunakan media tanam sekam, cocopeat, rockwool, pasir dan kerikil. Kita harus mencari tahu dulu untuk menggunakan media tanam apa yang cocok dan pas. Baiklah, mari kita lihat apa saja kelebihan dan kekurangan dari bercocok tanam hidroponik ini.

Baca juga Membuat hidroponik paralon

Kelebihan dan Kekurangan Hidroponik

Pakchoi hidroponik

Kelebihan Hidroponik

Pertama – tama mari kita bahas lebih dulu kelebihan dari bercocok tanam hidroponik. Apalagi saat ini bercocok tanam hidroponik masih dipandang sebelah mata, sehingga penting bagi kita untuk mengetahui apa saja kelebihannya.

  1. Tidak memerlukan tanah. Keunggulannya adalah membuat area bercocok tanam lebih bersih karena tidak menggunakan media tanah.
  2. Pertumbuhan tanaman lebih cepat. Kebutuhan nutrisi tanaman akan terserap dengan cepat dan baik karena menggunakan media cair.
  3. Tidak perlu menyirami tanaman. Hal ini karena media tanam yang digunakan sudah berupa air.
  4. Tenaga pekerja yang dibutuhkan lebih sedikit. Kita tidak perlu mengolah lahan (tanah), penanaman dan panen, karena metodenya sangat praktis.
  5. Proses panen sangat mudah apabila dibandingkan dengan bercocok tanam di tanah.
  6. Hasil panen cenderung melimpah, kelebihan yang satu ini belum banyak diketahui oleh orang – orang.
  7. Dapat menghemat tempat. Dengan bercocok tanam hidroponik dapat dilakukan di tempat sempit, dan dapat juga ditanam secara bertingkat.
  8. Sayur dan buah hasil berhidroponik bebas pestisida berbahaya. Hal ini tentu lebih baik ketimbang di tanam di perkebunan biasa.
  9. Resiko terserang oleh hama dan penyakit lebih sedikit.
  10. Tidak bergantung pada cuaca. Kita tetap bisa menanam dalam kondisi cuaca panas atau dingin, dan pada musim hujan atau kemarau.
  11. Penggunaan pupuk (nutrisi) bisa lebih hemat dan efisien.

Baca juga Cara menyemai hidroponik

Kekurangan Hidroponik

Setelah mengetahui berbagai kelebihan dari bercocok tanam hidroponik, saatnya kita tahu juga kelemahan dari bercocok tanam hidroponik ini. Hal ini perlu kita perhatikan agar tidak terlena dengan kelebihan – kelebihan di atas tapi juga bersiap dengan kekurangannya.

  1. Kekurangan yang pertama adalah bercocok tanam dengan hidroponik cenderung membutuhkan modal yang besar. Bercocok tanam hidroponik cocok dilakukan dengan skala besar, sehingga modal besar yang dikeluarkan akan balik lebih cepat.
  2. Karena metode hidroponik masih jarang, maka perangkat pemeliharaannya pun masih langka. Beberapa alat masih sulit di dapatkan khususnya di Indonesia. Hal ini membuat kita sulit untuk mendapatkannya.
  3. Membutuhkan ketelitian ekstra. Dalam bercocok tanam hidroponik kita harus benar – benar mengontrolnya. Mulai dari pemberian nutrisi sampai dengan melihat kadar pH air tersebut. Apabila tidak memiliki latar belakang pertanian akan sedikit sulit tentunya.
  4. Investasi yang dibutuhkan cukup tinggi. Karena diperuntukkan untuk membeli alat dan perlengkapan untuk modal.
  5. Membutuhkan ketrampilan khusus. Kreatifitas sangat dibutuhkan untuk membuat alat – alat hidroponik karena terbilang mahal.

Demikian tadi adalah kelebihan dan kekurangan bercocok tanam hidroponik yang harus kita perhatikan. Agar mendapatkan gambaran lebih mendalam tentang bercocok tanam hidroponik alangkah baiknya kita mencoba terlebih dulu. Dapat dimulai dengan mencoba sistem yang paling sederhana seperti memakai baskom dan botol plastik. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *