6 Cara Mudah Bertanam Hidroponik Dengan Botol

hidroponik botol


Bercocok tanam hidroponik sudah menjadi salah satu bertanam yang populer di tengah – tengah keramaian dan hiruk – pikuk di kota besar. Dengan menggunakan media air, cara bertanam yang satu ini tidak akan membuat kamu kerepotan. Wadah yang digunakan pun tidak harus menggunakan netpot, tetapi kamu juga dapat memanfaatkan barang – barang yang sudah tidak dipakai seperti botol bekas.

Bercocok tanam hidroponik botol bekas memiliki beberapa manfaat yang akan berdampak pada lingkungan sekitar. Pertama, bercocok tanam hidroponik menggunakanbotol termasuk mendukung gerakan go green di perkotaan yang dimulai dari rumah sendiri. Kedua, kamu dapat menikmati hasil panen dari bercocok tanam hidroponik sehingga tidak perlu membeli sayur ke pasar atau supermarket. Terakhir, kamu ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan daur ulang botol plastik sebagai wadah bercocok tanam hidroponik dengan botol.

Nah, menarik bukan? Kali ini kami akan memberikan informasi cara mudah bercocok tanam hidroponik botol plastik bekas, dijamin mudah, menyenangkan, dan tidak akan repot!

hidroponik botol

  1. Siapkan alat dan bahan

    Untuk mulai bercocok tanam hidroponik, ada beberapa alat dan bahan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Sediakan botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter, cutter atau gunting, dan kain flanel yang sudah dipotong. Sedangkan bahan yang dibutuhkan adalah : benih tanaman, media tanam (rockwool), dan air yang sudah dicampur dengan nutrisi.

  2. Potong bagian atas botol bekas

    Pertama, buka tutup botol kemudian potong bagian atas botol menjadi 2 bagian. Apabila bagian bawah botol masih terlalu tinggi, kamu dapat memotong lagi sebanyak 5 – 10 cm. Cara bercocok tanam hidroponik ini menggunakan sistem sumbu, dimana bagian atas botol akan dibalik menyerupai corong dan ditaruh diatas potong lain botol.

  3. Beri lubang di sekitar botol

    Dalam bercocok tanam hidroponik botol bekas, membutuhkan kain flanel yang berperan sebagai perantara mengalirkan air ke media tanam (rockwool). Perlu berhati – hati saat melubangi area pinggir penutup botol agar tidak sampai terpotong. Masukkan kain flanel ke lubang tersebut dan biarkan ia menjuntai sampai bawah. Selain itu buat beberapa lubang lagi, yang nantinya dapat digunakan sebagai jalur akar ke bawah.

  4. Masukkan air nutrisi ke dalam botol

    Karena air adalah faktor utama dalam bercocok tanam hidroponik, maka gunakan air yang bersih. Masukkan air yang sudah dicampur dengan nutrisi ab mix hidroponik ke dalam botol bagian bawah dengan ukuran 2/3 botol, jangan sampai penuh. Kemudian taruh bagian atas botol dengan terbalik, dan pastikan untuk kain flanelnya masuk ke dalam air nutrisi dan dapat menyerap air nutrisi.

  5. Masukkan media tanam hidroponik dan bibit tanaman

    Ada beberapa media tanam yang dapat kamu gunakan untuk bercocok tanam hidroponik botol yaitu : rockwool, sekam bakar, dan cocopeat. Kami menyarankan untuk menggunakan rockwool karena memiliki daya serap dan penyimpanan air nutrisi yang tinggi. Namun dapat juga menggunakan sekam bakar dan cocopeat. Kemudian gali sedikit sekam bakar, masukkan benih, dan tutup kembali dengan sekam.
    Tidak harus dimulai dengan benih, bercocok tanam hidroponik botol juga dapat kamu mulai dengan bibit tanaman yang sudah berdaun empat. Kamu tinggal memindahkan semain benih tersebut dari tray semai, lalu kamu dapat melanjutkan bercocok tanam kembali.

  6. Ganti air nutrisi secara berkala

    Bercocok tanam hidroponik botol tidak memerluka perawatan yang terlalu rumit. Namun tetap butuh untuk sering mengecek tanaman, terutama pada air nutrisinya. Apabila air nutrisi mulai habis segera tambahkan lagi. Gantilah air nutrisi jika banyak lumut dan kotor, tentu hal ini akan menghambat pertumbuhan tanaman.

Begitulah cara bercocok tanam hidroponik botol! Bercocok tanam ini hanya dapat kamu aplikasikan pada tanaman sayur – sayuran. Kurang cocok untuk tanaman yang berbuah apalagi berbunga. Hal ini karena botol tidak dapat menjadi wadah yang memadai bagi tanaman – tanaman tersebut.

Kunci lain yang harus kamu tahu dalam bercocok tanam hidroponik botol adalah sinar matahari. Taruh botol di tempat yang terkena sinar matahari dan gunakan kanopi transparan untuk melindungi tanaman dari hujan yang dapat merusak komposisi dan pH dari air nutrisi. Selamat bercocok tanam hidroponik, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *