Aplikasi Jualan Online Terlaris, Ini Total Penjualannya!

Aplikasi Jualan Online

Dalam era digital yang semakin berkembang, kegiatan jualan online menjadi fenomena yang mendominasi sektor perdagangan. Berbagai aplikasi jualan online telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Di antara begitu banyak opsi yang tersedia, terdapat enam marketplace terbesar yang berhasil mengukuhkan dominasinya pada tahun 2022, mencapai Gross Merchandise Value (GMV) yang luar biasa. GMV, atau Gross Merchandise Value, adalah nilai total dari seluruh pembelian yang dilakukan oleh pengguna melalui suatu platform atau marketplace. GMV mencerminkan pendapatan dari transaksi yang terjadi di marketplace tersebut. Berikut adalah aplikasi jualan online terlaris tersebut:

6 Aplikasi Jualan Online Terlaris:

1. Shopee – GMV Rp 278,5 Triliun (36%)

Shopee menempati posisi puncak dengan menyumbang 36 persen atau setara Rp 278,5 triliun terhadap total GMV di Indonesia. Platform ini terus menghadirkan beragam produk dan penawaran menarik, menjadikannya favorit bagi para konsumen.

2. Tokopedia – GMV Rp 270,8 Triliun (35%)

Tidak kalah bersaing, Tokopedia menduduki peringkat kedua dengan kontribusi sebesar 35 persen atau setara Rp 270,8 triliun terhadap GMV. Tokopedia terus memperkuat posisinya dengan berbagai fitur inovatif dan peningkatan pengalaman berbelanja online.

3. Lazada – GMV Rp 77,4 Triliun (10%)

Lazada, meskipun menempati posisi ketiga, tetap menjadi kekuatan utama dengan sumbangan sekitar 10 persen atau setara Rp 77,4 triliun terhadap GMV. Platform ini dikenal dengan penawaran produk internasional dan promosi besar-besaran.

4. Bukalapak – GMV Rp 77,4 Triliun (10%)

Bukalapak membagi posisi ketiga dengan Lazada, juga menyumbang 10 persen atau setara Rp 77,4 triliun terhadap GMV. Dengan fokus pada penjual skala kecil dan menengah, Bukalapak berhasil menciptakan ekosistem yang kuat.

5. TikTok Shop – GMV Rp 38,7 Triliun (5%)

TikTok Shop, bagian dari fenomena media sosial TikTok, menunjukkan keberhasilannya di dunia e-commerce dengan sumbangan 5 persen atau setara Rp 38,7 triliun terhadap GMV. Integrasi antara platform media sosial dan fitur belanja membuatnya menarik bagi generasi muda.

6. BliBli – GMV Rp 30,9 Triliun (4%)

BliBli menduduki posisi keenam dengan menyumbang 4 persen atau setara Rp 30,9 triliun terhadap GMV. Fokus BliBli pada produk elektronik, fashion, dan gaya hidup menjadikannya pilihan utama untuk konsumen yang mencari barang-barang berkualitas.

Baca juga: TikTok Shop Buka Lagi, Ini Cara Jualan di TikTok e-Commerce

Melalui laporan “Ecommerce in Southeast Asia 2023” yang dirilis oleh firma riset Momentum Works, kita dapat melihat bahwa industri e-commerce di Indonesia terus berkembang. Meskipun dominasi keenam marketplace tersebut terlihat kokoh, persaingan yang ketat dan dinamika pasar yang cepat memberikan tantangan dan peluang bagi mereka untuk terus berinovasi dan mempertahankan posisi terdepan. Dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen, masa depan e-commerce di Indonesia diharapkan tetap cerah dan penuh potensi.